Kamis, 01 Oktober 2015

..welcome october

Oktober,
2012 ialah pergi berdua dengan status teman biasa, perasaan kala itu sebenarnya saya merasa nyaman bersama dia, nyaman pada obrolan kami yang mengalir tiada henti -atau jantung saya yang berhenti kalau yang terjadi sebaliknya- karena menurut saya, pemikirannya, prinsip hidupnya sungguh keren sekali. Saya kagum. Bodo semisal itu hanya triknya supaya terkesan super.

Lalu saya sadar bahwa MUNGKIN selama ini sudah menyimpan rasa padanya jauh sebelum hari itu, Oktober 2012..
Tidak selamanya semua berjalan mulus, kalau nggak ada drama mungkin nggak seru yang namanya hidup tapi saya ingin skip kejadian setelah ini :)

Oktober,
2013 ialah pergi bersamanya dengan status 'in a relationship' padahal saya tak mengejarnya. Bagi saya, prinsip saya, saat saya sudah tahu sebuah status ya sudah bye, saya orang yang paham posisi. Saya cuma butuh pergi jauh meninggalkan rumah. Semacam sweet escape ketika harus bekerja di luar daerah, di area yang tak terjangkau rasa sakit itu. Ini yang membuat saya berasumsi bahwa MUNGKIN saya mencintainya sejak lama, karena meski masa lalu kami tidak baik toh saya masih mau menerimanya : sebuah keputusan yang membawa saya pada drama-drama yang jauh lebih seru ;)

Oktober,
2014, tahun dimana kami pergi bersama ke tempat yang dua tahun lalu kami kunjungi dengan status sudah naik dua tingkat, menikah.

Ia tidak pernah bermaksud sok super, ia tidak pernah berbohong, atas dasar ini saya mau diajaknya menua bersama melupakan masa lalu itu meski sulit. Tujuh oktober tahun dua ribu empat belas.

..welcome October,
2015,

..bersambung *writer'sblock

0 komentar:

Posting Komentar

 

la-la-land Template by Ipietoon Cute Blog Design